Paket Ziarah Walisongo

Paket Ziarah Walisongo – Mengenal Sejarah Para Wali Allah

Paket Ziarah Walisongo Bandung – Wali Songo terkenal sebagai penyebar agama ISLAM pada abad ke 14 di tanah Jawa. Para wali 9 tersebut tinggal di  Pulau Jawa Diantaranya: yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Para wali tersebut berdakwah di Nusantara dengan cara mengajak masyarakat untuk memeluk agama ISLAM tanpa adanya unsur paksaan.

Paket ziarah walisongo dari bandung murah – Wali Songo adalah tokoh Islam yang dihormati di wilayah INDONESIA, khususnya di pulau jawa sendiri, karena mereka memiliki peran historis dalam penyebaran agama islam diwilayah Indonesia. Wali Songo berasal dari kata Wali adalah “orang yang dipercaya” atau “orang yang memiliki tugas” sedangkan kata Songo dalam (bahasa Jawa) berarti nomor sembilan. Dengan demikian, istilah ini sering diterjemahkan sebagai “Sembilan Wali atau walisongo”.

Setiap anggota Wali Songo saling dikaitkan dengan gelar Sunan dalam bahasa Jawa, konteks ini berarti “terhormat”.

Sebagian besar wali juga dijuluki Raden selama hidup mereka, karena mereka berasal dari keturunan ningrat.

Makam (pundhen) para wali dihormati oleh masyarakat Jawa sebagai lokasi ziarah di Jawa sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih atas manfaat dan syafaat yang mereka amalkan pada masa hidupnya.  Dalam tradisi Jawa makam memiliki istilah pundhen.

Bagi anda sahabat yang ingin ber’wisata religi atau yang lebih di kenal dengan ziarah walisongo kami mytripmysededak.com dan saungiqro.com siap membantu perjalana sahabat. Wisata religi sangatlah perlu kita lakukan karena dari sana kita mampu mendapat wawasan baru, menambah ilmu baru, dan yang terpenting kita bisa belajar lebih ikhlas lagi dalam banyak hal.

Harga Paket Ziarah Wali Songo Dari Bandung – Yang kami tawarkan untuk anda sahabat beserta keluarga atau rombongan yang terkasih

  • Paket Sewa Kendaraan Ziarah WaliSongo Dari Bandung.

View this post on Instagram

Sejarah perkembangan agama islam yang di sebarkan oleh para wali di indonesia khususnya di pulau jawa sangat menarik untuk di ikuti terutama wali-wali yang dikenal dengan sembilan wali yang dalam bahasa jawa disebut wali songo, anda kami ajak menziarahi sekaligus berwisata kuliner dan belanja selama perjalanan ziarah makam wali songo tersebut sehingga suasana perjalanan tidak membosan kan, tempat-tempat yang dikunjungi selama ziarah antara lain : – Makam dan masjid Sunan Ampel (Raden Rahmat) – Makam Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) – Makam Sunan Giri (Raden Paku/Joko Samudro) – Makam Sunan Drajat (Raden Qosim) – Makam Sunan Bonang (Makdum Ibrahim) – Makam Sunan Muria (Raden Umar Said) – Makam Sunan Kudus (Jakfar Sodiq) – Makam Sunan Kalijaga (Raden Said) – Masjid Agung Demak (merupakan masjid tertua pada saat kerajaan islam di pulau jawa) – Makam Sunan Gunung Jati (syarif Hidayatullah)

A post shared by Bagas MtMs (@bagas_mtms) on

Harga Sewaktu waktu dapat berubah, Dan harga yang kami tawarkan bukan untuk perorang melainkan perkendaraan atau per Unit.

Pemberangkatan dari jam 12 malam, Syarat pemakaian : batas pemakaian kendaraan setiap hari pukul 22.00 WIB untuk memberikan waktu istirahat driver dan crew. 

Tujuan Wisata Religi:

  1. Sunan Gunungjati (Cirebon)
  2. Masjid Demak (Demak)
  3. Sunan Kalijaga (Demak)
  4. Sunan Kudus (Kudus)
  5. Sunan Muria (Kudus)
  6. Sunan Malik Ibrahim (Gresik)
  7. Sunan Giri (Gersik)
  8. Sunan Drajat (Lamongan)
  9. Sunan Bonang (Tuban)
  10. Sunan Ampel (Surabaya)

Fasilitas kendaraan : Transportasi full AC, Audio, BBM, Driver dan kenek (khusus bus), dan Tol.

Harga tidak termasuk : Penginapan dan makan, Biaya Shuttle Becak/ojek/dokar, Tips Sopir, Tour leader / Pemandu, dan pengeluaran pribadi lainnya peserta.

Disaat Sahabat Ingin Rental Mobil Di Wilayah Kecamatan Bandung Klik: Rental Mobil Terbaik Di Bandung, atau mungkin sahabat sedang memerlukan paket tour murah bandung, paket tour 1 hari bandung, paket tour 2 hari 1 malam bandung, paket tour 3 hari 2 malam bandung, dan paket tour 4 hari 3 malam bandung

My Trip My Sedekah Rent Car Juga Hadir  Di Wilayah Di Jakarta Seperti:

Kami Juga Siap Melayani Kebutuhan Rental Mobil  Diberapa Kota Besar Di Indonesia Seperti:

  1. Rental Mobil Bandung,
  2. Rental Mobil Jakarta
  3. Rental Mobil Bogor
  4. Rental Mobil Bekasi
  5. Rental Mobil Jogja, Rental Mobil Semaran
  6. Rental Mobil Kediri
  7. Rental Mobil Cirebon
  8. Rental Mobil Solo,Rental Mobil Malang
  9. Rental Mobil Surabaya
  10. Rental Mobil Banyuwangi
  11. Rental Mobil Bali
  12. Rental Mobil Lombok
  13. Rental Mobil Jember
  14. Rental Mobil Palembang
  15. Rental Mobil Padang
  16. Rental Mobil Pekanbaru
  17. Rental Mobil Medan
  18. Rental Mobil Makasar
  19. Rental Mobil Aceh
  20. Rental Mobil Tembilahan
  21. Rental Mobil Dumai
  22. Rental Mobil Ternate
  23. Rental Mobil Jambi
  24. Rental Mobil Batam
  25. Rental Mobil Lampung

Unit Kendaraan Rental Mobil Bandung

  1. Toyota Avanza
  2. Toyota Avanza Veloz
  3. Daihatsu Xenia
  4. Daihatsu Luxio
  5. Suzuki Apv
  6. Toyota Kijang Innova
  7. Toyota Innova Reborn
  8. Toyota Fortuner
  9. Toyota Alphard
  10. Mitsubishi Pajero
  11. Toyota Hiace Commuter
  12. Isuzu Elf

Paket Ziarah walisongo bandung – Berikut ini kami akan sedikit menjelaskan Nama para wali beserta artinya dan silsilah para Waliullah:

Maulana malik Ibrahim atau sunan Gersik adalah keturunan yang ke-22 dari Nabi Muhammad. Nasab As-Sayyid Maulana Malik Ibrahim Nasab Maulana Malik Ibrahim menurut catatan Dari As-Sayyid Bahruddin Ba’alawi Al-Husaini yang dibukukan dalam Ensiklopedi Nasab Ahlul Bait yang terdiri dari beberapa JILID. Isi Dalam Catatan tertulis: As-Sayyid Maulana Malik Ibrahim bin As-Sayyid Barakat Zainal Alam bin As-Sayyid Husain Jamaluddin bin As-Sayyid Ahmad Jalaluddin bin As-Sayyid Abdullah bin As-Sayyid Abdul Malik Azmatkhan bin As-Sayyid Alwi Ammil Faqih bin As-Sayyid Muhammad Shahib Mirbath bin As-Sayyid Ali Khali’ Qasam bin As-Sayyid Alwi bin As-Sayyid Muhammad bin As-Sayyid Alwi bin As-Sayyid Ubaidillah bin Al-Imam Ahmad Al-Muhajir bin Al-Imam Isa bin Al-Imam Muhammad bin Al-Imam Ali Al-Uraidhi bin Al-Imam Ja’far Shadiq bin Al-Imam Muhammad Al-Baqir bin Al-Imam Ali Zainal Abidin bin Al-Imam Al-Husain bin Sayyidah Fathimah Az-Zahra/Ali bin Abi Thalib, binti Nabi Muhammad Rasulullah.

Maulana Malik Ibrahim memiliki, 3 orang isteri bernama:

  1. Siti Fathimah binti Ali Nurul Alam Maulana Israil (Raja Champa Dinasti Azmatkhan 1), memiliki 2 anak, bernama: Maulana Moqfaroh dan Syarifah Sarah
  2. Siti Maryam binti Syaikh Subakir, memiliki 4 anak, yaitu: Abdullah, Ibrahim, Abdul Ghafur, dan Ahmad
  3. Wan Jamilah binti Ibrahim Zainuddin Al-Akbar Asmaraqandi, memiliki 2 anak yaitu: Abbas dan Yusuf.

Selanjutnya Sharifah Sarah binti Maulana Malik Ibrahim dinikahkan dengan Sayyid Fadhal Ali Murtadha [Sunan Santri/ Raden Santri] dan melahirkan dua putera yaitu Haji Utsman (Sunan Manyuran) dan Utsman Haji (Sunan Ngudung). Selanjutnya Sayyid Utsman Haji (Sunan Ngudung) berputera Sayyid Ja’far Shadiq [Sunan Kudus].

Sunan Ampel memiliki nama asli Raden Rahmat, beliau keturunan yang ke-22 dari Nabi Muhammad, menurut riwayat ia adalah putra dari Ibrahim Zainuddin Al-Akbar dan seorang putri Champa yang bernama Dewi Condro Wulan binti Raja Champa Terakhir Dari Dinasti Ming. Nasab lengkapnya sebagai berikut: Sunan Ampel bin Sayyid Ibrahim Zainuddin Al-Akbar bin Sayyid Jamaluddin Al-Husain bin Sayyid Ahmad Jalaluddin bin Sayyid Abdullah bin Sayyid Abdul Malik Azmatkhan bin Sayyid Alwi Ammil Faqih bin Sayyid Muhammad Shahib Mirbath bin Sayyid Ali Khali’ Qasam bin Sayyid Alwi bin Sayyid Muhammad bin Sayyid Alwi bin Sayyid Ubaidillah bin Sayyid Ahmad Al-Muhajir bin Sayyid Isa bin Sayyid Muhammad bin Sayyid Ali Al-Uraidhi bin Imam Ja’far Shadiq bin Imam Muhammad Al-Baqir bin Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Al-Husain bin Sayyidah Fathimah Az-Zahra binti Nabi Muhammad Rasulullah

Sunan Bonang adalah putra dadi Sunan Ampel, dan merupakan keturunan yang ke-23 dari Nabi Muhammad. Ia adalah putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila, putri dari adipati Tuban yang bernama Arya Teja. Sunan Bonang berdakwah dengan kesenian, agar dengan cara ini dapat menarik penduduk Jawa untuk memeluk ajaran agama Islam. Ia dikatakan sebagai penggubah suluk Wijil dan tembang Tombo Ati. Sunan Bonang diperkirakan wafat pada tahun 1525, Lalu beliau dimakamkan di daerah Tuban, Jawa Timur.

Sunan Drajat adalah putra dari Sunan Ampel, beliau merupakan keturunan yang ke-23 dari Nabi Muhammad. Nama asli sunan drajat adalah masih munat. masih munat nantinya terkenal dengan nama sunan drajat. Nama sewaktu masih kecil adalah Raden Qasim. Sunan drajat dikenal dengan kegiatan sosialnya. Beliaulah wali yang memelopori penyatuan anak-anak yatim dan orang sakit. Beliau adalah putra dari Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila, putri dari adipati Tuban yang bernama Arya Teja. Ia menekankan kedermawanan, bekerja keras, dan peningkatan kemakmuran masyarakat, sebagai pengamalan dari agama Islam. Gamelan Singomengkok termasuk peninggalan dari sunan drajat yang disimpan di Musium Daerah Sunan Drajat, Lamongan. Sunan Drajat diperkirakan wafat pada tahun 1522.

Sunan Kudus adalah putra dari Sunan Ngudung atau nama aslinya Raden Usman, dan ibunya Syarifah Ruhil atau Dewi Ruhil yang bergelar Nyai Anom Manyuran binti Nyai Ageng Melaka binti Sunan Ampel. Sunan Kudus adalah keturunan  yang  ke-24 dari Nabi Muhammad. Sunan Kudus bin Sunan Ngudung bin Fadhal Ali Murtadha bin Ibrahim Zainuddin Al-Akbar bin Jamaluddin Al-Husain bin Ahmad Jalaluddin bin Abdillah bin Abdul Malik Azmatkhan bin Alwi Ammil Faqih bin Muhammad Shahib Mirbath bin Ali Khali’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa bin Muhammad bin Ali Al-Uraidhi bin Ja’far Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Al-Husain binti Sayyidah Fathimah Az-Zahra bin Nabi Muhammad Rasulullah.

Sunan Kudus memiliki peran yang besar dalam pemerintahan Kesultanan Demak, yaitu sebagai panglima perang, penasihat Sultan Demak, Mursyid Thariqah dan hakim peradilan negara. Salah satu peninggalannya yang terkenal ialah Mesjid Menara Kudus, yang arsitekturnya bergaya campuran Hindu dan Islam. Sunan Kudus diperkirakan wafat pada tahun 1550.

Sunan Giri adalah putra dari Maulana Ishaq. Sunan Giri merupakan keturunan yang ke-23 dari Nabi Muhammad. Sunan Giri merupakan murid dari Sunan Ampel dan saudara seperguruan dari Sunan Bonang. Ia mendirikan pemerintahan mandiri di Giri Kedaton, Gresik; yang selanjutnya memiliki peran sebagai pusat dakwah Islam di wilayah Jawa dan bagian Indonesia timur. Dakwah dari beliau Sunan Giri sampai di kepulauan Maluku. Salah satu keturunan beliau yang terkenal ialah Sunan Giri Prapen, yang ikut berperan menyebarkan agama Islam ke wilayah Lombok dan Bima. Makam Sunan Giri terletak di Desa Giri, Kabupaten Gresik.

Sunan Kalijaga adalah putra dari adipati Tuban yang bernama Tumenggung Wilatikta yaitu Raden Sahur atau Sayyid Ahmad bin Mansur (Syekh Subakir). Beliau adalah murid Sunan Bonang. Sunan Kalijaga menggunakan kesenian kebudayaan sebagai sarana untuk berdakwah, antara lain kesenian wayang kulit dan tembang suluk. Tembang suluk lir-Ilir dan Gundul-Gundul Pacul umumnya dianggap sebagai hasil karyanya. Dalam satu riwayat, Sunan Kalijaga disebutkan menikah dengan Dewi Saroh binti Maulana Ishaq, menikahi juga Syarifah Zainab binti Syekh Siti Jenar dan Ratu Kano Kediri binti Raja Kediri.

Sunan Muria atau Raden Umar Said adalah putra dari Sunan Kalijaga. Beliau adalah putra dari Sunan Kalijaga dari isterinya yang bernama Dewi Sarah binti Maulana Ishaq. Sunan Muria menikah dengan Dewi Sujinah, putri Sunan Ngudung. Jadi Sunan Muria adalah adik ipar dari Sunan Kudus.

Sunan Gunung Jati nama Asli Syarif Hidayatullah adalah putra dari Syarif Abdullah Umdatuddin putra Ali Nurul Alam Syekh Husain Jamaluddin Akbar. Dari silsilh ibu, beliau masih keturunan dari keraton Pajajaran melalui Nyai Rara Santang, yaitu anak dari Sri Baduga Maharaja. Sunan Gunung Jati mengembangkan Cirebon sebagai pusat dakwah dan pemerintahannya, yang sesudahnya kemudian menjadi Kesultanan Cirebon. Anaknya yang bernama Maulana Hasanuddin, juga berhasil mengembangkan kekuasaan dan menyebarkan agama Islam di Banten.

Tokoh Pendahulu Dari WALI SONGO

Syekh Jumadil Qubro adalah Maulana Ahmad Jumadil Kubra / Husain Jamaluddin al akbar bin Ahmad Jalaluddin bin Abdillah bin Abdul Malik Azmatkhan bin Alwi Ammil Faqih bin Muhammad Shahib Mirbath bin Ali Khali’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa bin Muhammad bin Ali Al-Uraidhi bin Ja’far Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Al-Husain bin Sayyidah Fathimah Az-Zahra binti Nabi Muhammad Rasulullah Syekh Jumadil Qubro adalah putra Husain Jamaluddin dari isterinya yang bernama Puteri Selindung Bulan (Putri Saadong II/ Putri Kelantan Tua). Tokoh ini sering disebutkan dalam berbagai babad dan cerita rakyat sebagai salah seorang pelopor penyebaran Islam di tanah Jawa.

Makamnya terdapat di beberapa tempat yaitu di Semarang, Trowulan, atau di desa Turgo (dekat Pelawangan), Yogyakarta. Belum diketahui yang mana yang betul-betul merupakan kuburnya.

Asal Usul Wali Songo

Walaupun masih ada pendapat yang menyatakan bahwasanya Wali Songo adalah keturunan Samarkand (Asia Tengah), Champa atau tempat lainnya, namun tampaknya tempat-tampat tersebut lebih merupakan jalur penyebaran para mubaligh daripada merupakan asal-muasal mereka yang sebagian besar adalah kaum Sayyid atau Syarif. Beberapa argumentasi yang diberikan oleh Muhammad Al Baqir, dalam bukunya Thariqah Menuju Kebahagiaan, mendukung bahwa Wali Songo adalah keturunan Hadramaut (Yaman):

Sumber Tertulis Tentang Wali Songo

  1. Terdapat beberapa sumber tertulis masyarakat Jawa tentang Wali Songo, antara lain Serat Walisangakarya Ranggawarsita pada abad ke-19, Kitab Wali Songo karya Sunan Dalem (Sunan Giri II) yang merupakan anak dari Sunan Giri, dan juga diceritakan cukup banyak dalam Babad Tanah Jawi.
  2. Mantan Mufti Johor Sayyid `Alwi b. Tâhir b. `Abdallah al-Haddad (meninggal tahun 1962) juga meninggalkan tulisan yang berjudul Sejarah perkembangan Islam di Timur Jauh(Jakarta: Al-Maktab ad-Daimi, 1957). Ia menukil keterangan di antaranya dari Haji `Ali bin Khairuddin, dalam karyanya Ketrangan kedatangan bungsu (sic!) Arab ke tanah Jawi sangking Hadramaut.
  3. Dalam penulisan sejarah para keturunan Bani Alawi seperti al-Jawahir al-Saniyyaholeh Sayyid Ali bin Abu Bakar Sakran, ‘Umdat al-Talib oleh al-Dawudi, dan Syams al-Zahirah oleh Sayyid Abdul Rahman Al-Masyhur; juga terdapat pembahasan mengenai leluhur Sunan Gunung Jati, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Kudus, Sunan Bonang dan Sunan Gresik.

Semoga penjelasan singkat ini dapat menambah wawasan kita, dan meningkatkan ke’imanan kita untuk lebih baik lagi. Kesimpulan tentang cara berdakwah beliau jelas tanpa adanya unsur pemaksaan, dan memecah belah umat beragama,” dahwah yang beliau lakukan adalah dengan cara merangkul bukan menghujat.

Manfaat melakukan perjalanan atau safar

Tahukah anda sahabat, melakukan perjalanan atau Safar itu trmasuk salah satu hal yang dianjurkan oleh junjungan Nabi kita, Nabi Muhammad SAW. Terutama melakukan perjalanan dengan tujuan mulia dan selalu diawali dengan doa perjalanan memohon keberkahan dari Sang Maha Pencipta. Rasulullah menganjurkan umatnya (KITA) untuk MELAKUKAN bepergian ke suatu tempat, yang mana perjalanan itu mampu menambah wawasan kita . Bepergian memiliki segudang manfaat yang tidak hanya baik untuk menjalin silaturahmi, akan tapi baik juga untuk kesehatan jiwa dan raga diri kita.

Berikut merupakan manfaat bepergian dalam Islam.

  • Menghilangkan Gelisan
  • Mamahami arti kehidupan
  • Memperoleh ilmu baru
  • Memperoleh wawasan tentang Etika
  • Menambah sahabat
  • Meningkatkan sifat Kasih Sayang.

Doa Ketika hendak Bepergian

  • Doa keluar rumah

Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhim

  • Doa naik kendaraan

Subhaanalladzii sakkhoro lanaa hadza wama kunna lahu muqriniin wa-inna ilaa rabbina lamunqalibuun.

Yang Artinya : “Maha suci Allah yang telah menundukkan untuk kami (kendaraan) ini. padahal sebelumnya kami tidak mampu untuk menguasainya, dan hanya kepada-Mu lah kami akan kembali. ”

Salah satu Ijabahnya Doa – Disunnahkan bagi kita semua yang sedang melakukan perjalanan untuk Ber’doa dan Mendoakan. Boleh doa apapun, termasuk berdoa memohon keinginan yang belum kita dapatkan dan keselamatan negara ini.

Manfaatkan melakukan perjalanan sebaiknya dengan memanjatkan doa kepada Tuhan terkait dengan keinginan kita. Insya Allah, doa kita akan dikabulkan oleh Allah yang maha pemurah.

Manfaat melakukan perjalanan di malam hari

Rasulullah menyarankan untuk melakukannya pada waktu malam. Dianjurkannya hal ini bukan tanpa alasan. Menurut salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Al Hakim, Rasulullah menganjurkan bepergian pada malam hari karena perjalanan akan terasa lebih cepat dibandingkan dengan siang hari.

Bepergian di malam hari juga lebih nyaman karena kita akan mendapatkan suasana yang sejuk, tidak terik seperti saat siang hari. Bagi seorang muslim, bepergian di malam hari juga sangat menguntungkan karena tidak bertabrakan dengan waktu shalat. Kita bisa tidur selama di perjalanan dan tidak khawatir ketinggalan waktu shalat.

Melakukan perjalanan pada hari Kamis

Rasulullah sering memilih hari Kamis ketika hendak bepergian. Namun seperti yang kita tahu, hari Kamis memiliki keistimewaannya sendiri. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Hari dibukanya pintu surga
  2. Hari diperiksanya amal manusia
  3. Hari yang disunnahkan untuk puasa

Meskipun ada anjuran demikian, bukan berarti kita tidak di per’bolehkan melakukan perjalanan selain di hari Kamis. Rasulullah pun memilih bepergian di hari-hari lainnya, seperti jumat dan sabtu. Hanya saja, yang paling sering dipilih oleh beliau adalah hari Kamis.

Tidak melakukan perjalanan sendirian

Rasulullah juga menganjurkan untuk tidak bepergian sendiri. Anjuran ini tidak hanya berlaku bagi kaum perempuan, tapi juga kepada laki-laki. Ketika kita bepergian sendirian tanpa kawan, mudharat-nya lebih besar dari pada bepergian bersama dengan orang banyak. Dengan tidak bepergian sendirian, kita bisa saling membantu dan saling mengingatkan.

Membaca zikir selama di perjalanan

Selain membaca doa perjalanan jauh, kita juga dianjurkan untuk membaca zikir selama di perjalanan. Tujuannya sama, yaitu mengharap diberi keselamatan selama di perjalanan. Daripada kita bengong saja selama di perjalanan, tentu lebih berfaedah jika kita banyak melantunkan zikir dan shalawat.

Lakukanlah banyak perjalanan karna perjalanan mampu menambah keberkahan usia, berkahnya keluarga, dan keberkahan rizki kita. Bagi orang yang tidak suka melakukan perjalanan atau terlalu perhitungan dengan bagjet akan mengakibatkan sempitnya pemikiran dan akhirnya menjadi pribadi yang pelit dan susah mendapat masukan dari luar. Kami My Trip My Sedekah dan Saung Iqro, Akan menjadi solusi terbaik Perjalanan sahabat selama melakukan wisata religi (Waliullah).

 

Berbagi berita baik itu ibadah!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest

Silahkan hubungi customer support kami untuk konsultasi layanan yang kami sediakan mulai dari rental mobil, paket wisata serta haji dan umroh.

Baca Juga :

Translate »
Scroll to Top