masjid raya bandung

masjid raya bandung – masjid agung bandung

Rate this post
Masjid raya bandung – masjid agung bandung

Masjid Agung Bandung – Masjid raya Bandung awal mulanya masjid ini bernama Masjid Agung Bandung. Di tahun 1930 di halaman masjid ini ada sebuah pendopo, yang atap’nya memiliki joglo bersusun tiga yang mana mencirikan kekhasan Tanah Sunda, dan ada 2 menara kecil di sebelah kiri dan kanan masjid. Dari  2 menara tersebut terdapat atap yang serupa dengan atap masjid, puncak’nya terdapat limas nyungcung. Masjid ini memiliki atap dengan gaya tradisiona,l didalam hal ini mampu menarik perhatian pengunjung dari masyarakat sekitar dan mancanegara. masyarakat setempat sering menyebutnya dengan sebutan “bale nyungcung”.

Tahun 1955 Kota Bandung menjadi Tuan Rumah Konferensi Asia Afrika, dan pada saat itu Masjid Agung mengalami perombakan besar-besaran. Untuk Atap yang khas tradisional dan memiliki usia ratusan tahun lalu di ubah menjadi kubah model sebuah bawang.

Pada saat pemugaran di tahun 1955 hal ini bukanlah yang terakhir, dan pada beberapa tahun berikut’nya masjid ini melakukan pemugaran, tercatat di tahun 1967, 1973, dan selanjutnya pada tahun 2001. pembangunan total dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2001 sekaligus adanya penataan Alun-alun Bandung.

Dalam pembangunan atau perombakan ini, masjid ini memiliki Empat ahli yang di ikusertakan seperti Ir. H.Keulman, Ir. H. Arie Asmadibrata, Prof. Dr. Slamet Wirasonjaya dan Ir. Achmad Noe’man. Sedangka Ir. Achmad Noe’man beliau dikenal sebagai Maestro Arsitektur Mesjid Indonesia, bahkan beliau dapat julukan sebagai Arsitek Seribu Mesjid.

Menurut dari sejarah yang di kutip dari beberapa sumber, masjid ini terjadi 13 nilai sejarah yaitu pada tahun:
  1. Tahun 1826 terjadinya renovasi dinding menggunakan kayu
  2. Tahun 1850 adanya renovasi memperluas area masjid
  3. Tahun 1852 lukisan dari masjid oleh w.spreat pelukis inggis.
  4. Tahun 1875 adanya pembangunan pondasi pagar masjid
  5. Tahun 1900 di bangun pendopo dan teras masjid
  6. Tahun 1930 pembuatan pendopo dan Menara untuk masjid
  7. Tahun 1950 terjadinyarenovasi masjid secara total
  8. Tahun 1955 adanya shalat dari peserta KAA
  9. Tahun 1970 terjadinya perubahan kubah
  10. Tahun 1973 pembangunan basement, Menara, lalu memperluas bangunan Gedung
  11. Tahun 2001 penataan ulang alun-alun masjid
  12. Tahun 2003 masjid ini diresmikan oleh gubenur jawa barat
  13. Tahun 2014stuktur alun-alun pada masjid raya di rubah menggunakan rumpus sintetis
Atap Kubah

Kubah utama -Kubah ini memiliki ukuran lingkaran 30 meter dengan 2 kubah berukuran 5 meter lebih kecil terpasang kokoh. Kubah besar di jadikan atap ruang shalat yang tingkat dua, untuk kubah kecil menjadi atap bangunan yang sebelumnya adalah Jalan Alun-alun Barat.

Demi untuk memperingan konstruksi bangunan, dari ketiga kubah menggunakan konstruksi space frame yang di tutupi material metal pada kubah utama, lalu yang kedua dari kubah kecil di tutupi material tembus cahaya untuk menerangi ruang shalat.

Pada kedua – disisi kiri dan sisi kanan di bangunkan masing-masing sebuah menara beton, yang semula di rencanakan setinggi 99 meter, demi untuk keselamatan jalur penerbangan menuju Bandara Internasional Husein, kedua menara itu di bangun setinggi 81 meter per’segi.

Dari kedua menara memiliki atap seperti atap Gedung Sate Bandung, Menara tersebut terbuka untuk masyarakat yang berminat naik, utuk naik keatas sahabat bisa menggunakan lift untuk mencapai lantai 19, dsari sini para pengunjung bisa melihat pemandangan indah sekeliling.

Di sebelah utara kita bisa melihat Gunung Tang kuban Perahu, sedangkan untuk di sisi lain tampak pegunungan lain, dan tampak Kota Bandung terletak di dasar lembah di kelilingi dengan gunung-gunung, sehingga Bandung dasar mangkok.

Bergantinya Nama

Dengan diselesaikan pelaksanaan rekonstruksi masjid, masjid ini memiliki dua lantai bertingkat ruang shalat Utama, dengan pertimbangan bahwasanya masjid ini ialah milik bangsa Indonesia, pada 4 Juni 2003 yang semula nama Masjid Agung Bandung, lalu diresmikan menjadi Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat. Masjid ini memiliki luas tanah sebesar 23.448 M2, dan memiliki luas bangunan 8.575 M2 sehingga masjid ini mampu menampung 13.000 orang jemaah.

walaupun demikian masyarakat yang telah berusia lanjut mereka tetap menyebut Masjid Agung Bandung. sedangkan lapangan Alun-alun Bandung ini memiliki luas 1.200 M2, dan uniknya alun-alun ini menyatu di muka Masjid Raya. Untuk lantai alun alun bandung ini  itu ditata dan di pasangkan karpet rumput sintetis yang berwarna hijau, lokasi ini menjadi arena wisata dan selalu dipenuhi masyarakat dan para wisatawan, local maupun mancanegara.

Sedangkan Di bawah lapangan Alun-alun terdapat bangunan basement, basement tersebut di jadikan tempat parkir kendaraan bermotor dan mobil. Setelah di selesaikanya penataan secara keseluruhan Masjid dan Alun-alun Bandung, lalu masjid an alun alaun ini diresmikan pada tanggal 13 Januari 2004.

Penelusuran terkait

  1. Alun-alun bandung
  2. denah masjid raya bandung
  3. masjid terbesar di bandung
  4. sejarah masjid raya bandung
  5. masjid agung bandung
  6. gambar masjid raya bandung
  7. masjid raya bandung buka 24 jam
  8. masjid unik bandung
  9. google maps masjid raya bandung

Kami Juga Hadir Didiberapa Kota Besar Di Indonesia Seperti

Rental Mobil Bandung Juga Hadir Di:

  1. Rental Mobil Bandung,
  2. Rental Mobil Jakarta
  3. Rental Mobil Bogor
  4. Rental Mobil Bekasi
  5. Rental Mobil Jogja, Rental Mobil Semaran
  6. Rental Mobil Kediri
  7. Rental Mobil Cirebon
  8. Rental Mobil Solo,Rental Mobil Malang
  9. Rental Mobil Surabaya
  10. Rental Mobil Banyuwangi
  11. Rental Mobil Bali
  12. Rental Mobil Lombok
  13. Rental Mobil Jember
  14. Rental Mobil Palembang
  15. Rental Mobil Padang
  16. Rental Mobil Pekanbaru
  17. Rental Mobil Medan
  18. Rental Mobil Makasar
  19. Rental Mobil Aceh
  20. Rental Mobil Tembilahan
  21. Rental Mobil Dumai
  22. Rental Mobil Ternate
  23. Rental Mobil Jambi
  24. Rental Mobil Batam
  25. Rental Mobil Lampung

Unit Kendaraan Rental Mobil Bandung

  1. Toyota Avanza
  2. Toyota Avanza Veloz
  3. Daihatsu Xenia
  4. Daihatsu Luxio
  5. Suzuki Apv
  6. Toyota Kijang Innova
  7. Toyota Innova Reborn
  8. Toyota Fortuner
  9. Toyota Alphard
  10. Mitsubishi Pajero
  11. Toyota Hiace Commuter
  12. Isuzu Elf

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »
Scroll to Top